Minggu, 13 April 2014

cerita singkat

hari ini: minggu, 13 april 2014
aku berkunjung kesebuah tempat yang dimana disana banyak anak anak yang tak memiliki orang tua. aku sangat miris melihat mereka, sedih dan tak tega melihatnya. aku merasa bersyukur bisa memiliki keluarga yang utuh, menyayangiku, dan mau merawatku. aku masih bisa merasakan hangatnya sentuhan kasih seorang ibu, merasakan masakan ibu, merasakan dimarahi ibuku sendiri, terimakasih tuhan atas nikmat yang telah engkau beri kepadaku.
aku bersyukur atas apa yang aku miliki, mereka telah membuatku mengerti arti dari bersyukur, membuatku mengerti arti dari kebahagian, dan tentunya apa yang aku miliki sudah cukup sempurna untuk hidupku ini. setiap hari aku bisa meraskan ucapan selamat pagi dari kedua orang tuaku, tapi belum tentu bagi mereka. aku bisa merasakan masakan ibuku hampir tiap hari, tapi mereka belum tentu. aku bisa meminta ibuku memelukku atau menciumku kapanpun aku mau aku memang bisa, tapi mereka belum tentu. menonton tv bersama, berlibur bersama, bercerita bersama, aku bisa melakukannya ditengah keluargaku, tapi belum apakah mereka bisa?hanya sedikit kemungkinan saja mereka bisa merasakan hal itu.
jadi kalian bersyukurlah jika mempunya keluarga yang lengkap dan selalu berada disisi mereka. karna belum tentu mereka yang tidak memiliki keluarga bisa seperti kalian.
ini adalah pelajaran berharga dihari ini:)

puisi

 sebuah permintaan

ibu ayah
aku tak pernah tau wajah kalian seperti apa
aku tak pernah tau suara kalian semerdu apa
aku pun tak pernah tau kalian berada dimana

ibu ayah
aku ingin seperti teman temanku
bermanja manja, bermain bersama,
dan dibelikan mainan yang aku inginkan

ibu ayah
aku ingin merasakan hangatnya sentuhanmu
merasakan lembutnya belaianmu
merasakan kecup manis dipipiku karnamu

ibu ayah
sekali saja dongengkan ku dalam tidurku
buatlah aku bermimpi indah dalam pelukmu
rawatlah aku jika ku sakit

ibu ayah
ini hanya permintaanku yang sederhana
ini hanya cita citaku yang sederhana
bahagiakanku dalam kesederhanaan itu
ijinkan ku memelukmu menciummu dan bersamamu 

Selasa, 08 April 2014

DIMANA?

dimana kamu yang membangunkanku dari mimpi burukku?
dimana kamu peenyemangat setiap hariku?
dimana kamu?

disaat aku membuka mataku dipagi hari
hanya kamu pertama yang ku lihat
disaat aku pejamkan mataku dimalam tidurku
hanya kamu yang terakhir ku lihat

tetaplah disini bersamaku
tetaplah menjadi penyemangatku
dan jadikan aku yang terindah untukmu
dan jadikan aku yang terakhir bagimu



CERPEN

UNTUK SAHABAT

seperti biasa, aku berangkat sekolah pagi hari dengan temanku anna. kami sudah berteman sejak kecil, dan kami dari kecil selalu sekolah di tempat yang sama, bahkan kami selalu sekelas dan duduk semeja. aku dan anna layaknya perangko dan amplop yang susah dilepaskan bila sudah direkatkan.

aku dan anna pernah menyukai seorang lelaki yang sama, hal itu yang membuat aku dan anna bertengkar untuk pertama kalinya. akhirnya setelah beberapa hari aku dan anna bertengkar anna meminta maaf padaku karna tak sepantasnya kami bertengkar karna masalah sepele ini. semenjak kejadian itu aku dan anna berjanji tidak akan menyukai seorang lelaki yang sama untuk kedua kalinya.

seperti biasa pada saat jam istirahat disekolah aku selalu duduk diperpustakan bersama anna sambil membaca buku yang menurut kami asik untuk dibaca.pada suatu ketika tak sengaja aku melihat seorang lelaki yang menebarkan senyum manis dan ramah dihadapanku, tapi sebelum aku menanyakan kedapa anna, anna sudah mulai mennyakannya kedapaku. 
"ne kamu liat ga yang barusan lewat?"
"yang mana?banyak kan yang lewat"
"ih....yang barusan yang cowo barusan"
"mana?" aku hanya bisa berpura pura kepada anna
"iiihh yang tadi neyla kamu masa galiat cowo yang manis tadi"
"tau ah bingung, nanti ya kamu kasih tau kalo ada dia lagi" 
ini sangat miris buatku, belum bisa mengungkapkan sudah terasa sakit. belum sempat menceritakan tetapi sudah harus melupakan. hanya diam dan kepedihan yang terpendam yang hanya aku bisa rasakan saat ini.

tidak terasa akhirnya jam pulang sekolah pun tiba, tetapi untuk hari ini aku pulang sendiri tanpa anna, karna hari ini anna ada eskul disekolah.

saat aku sedang dalam perjalanan pulang tiba-tiba tak sengaja ada motor yang menabrakku hingga kepalaku terbentur aspal dijalan. "aduuuuuhhh, kepalaku pusing banget. sialan siapa sih yang bawa motor ga bener banget lagi mabok apa!!!!"
lalu tiba tiba ada lelaki yang menghampiri aku "eh sorry gue ga sengaja tadi, maaf. maaf bgt!" 
"gue udah kaya gini lo bilang ga sengaja?otak lo dimana sih?!" 
"kan gue udah minta maaf, namanya juga ga sengaja, jahat dong gue kalo gue bilang sama lo sengaja". setelah aku amati wajah lelaki itu, ternyata dia yang aku lihat di perpustakan pada saat itu.
"woy hello" menyapaku sambil meraba depan mataku
"apaa!!!" 
"yeh malah bengong, lo gpp kan?apa yg sakit?" 
"ga usah so peduli lo" 
"yeh ditanya baik baik juga, bodo ah" lalu lelaki itu berjalan meninggalkanku menuju motornya.
kepala ku terasa sakit tangan ku terasa perih, setelah aku memegang dahi ku ternyata banyak darah yang keluar dari dahiku. setelah kejadian itu tanpa sadar aku sudah berada di rumah asing yang belum pernah aku kunjungi.
 "akhirnya lo sadar juga" 
"dimana gue"
"eh jangan bangun duluuu" menahan ku yang ingin beranjak bangun dari tidur
"ini udah malem gue harus pulang"
"tapi kan lo masih sakit, besok aja pulangnya, sekarang mending biar nyokap gue telepon nyokap lo supaya ijinin lo istirahat dulu disini"
"ga bisa gue harus pulang, lagian gue udah gapapa"
"yakin gapapa?gapapa nya cewe itu artinya kenapa kenapa loh"
"jangan sotau!pokoknya gue mau pulang!!"
"iya iya bawel gue anterin lo pulang, tapi tunggu deh kita belum kenalan kan?"
"gue neyla"
"gue erfo"
"jadi anterin gue pulang ga?cepetttt"
"yeh malah maksa, iya sabar gue siap siap dulu"

dan akhirnya kejadian malam itu adalah kejadian yang indah bersama laki laki yang aku suka untuk pertama kalinya.
setelah kecelakan itu aku ijin tidak masuk sekolah selama 3hari karna kepalaku masih terasa pusing.

anna datang menjengukku kerumah dan seperti biasa anna yang cerita ini itu kepadaku tentang kejadian apa saja yang telah dia lewati.
"ne aku udah tau siapa nama lelaki itu" ucapnya kepadaku
"oh siapa siapa?" 
"namanyaaa..... erfoooo!!"
"terus gimana gimana?dia tau kamu?" (padahal aku lebih dulu tau na dari pada kamu)
"belum(sambil menggelengkan kepala)"
"yah ga asik ah, tapi sabar ya pasti lama lama tau ko na"
"iyaaa sabar deh"
"senyum dong hahaha"
"niiihhhhh hahaha" tersenymnya anna kepadaku
lalu tidak lama anna berpamitan pulang dan setelah anna berpamit ternyata erfo datang kerumahku.
"ngapain lo?"
"mau jenguk lo"
"gaperlu gue udah membaik"
"masa sih?mambaik ko ga masuk sekolah berhari hari"
"tau darimana lo"
"ya jelas taulah gue liat bet diseragam lo, dan kita satu sekolah"
"oh gitu ya mmm terus"
"sebagai permintaan maaf mulai besok lo dan gue berangkat sekolah bareng!"
"ah gue bisa sendiri"
"plissss, seminggu aja"
"3hari"
"seminggu neyla cantik"
"3hari erfo jelek"
"seminggu princess"
"3hari prajurit"
"oke prajurit akan mangantarkan princess pergi dan pulang kesekolah selama 5 hari dimulai dari besok dan tidak akan diganggu gugat"
"haaa?!terserah"
"okeee" memasang muka meledek didepanku

keesokan harinya..
tiiinn tiiiinnnn (kelakson motor erfo)
"neylaaaaaa" berteriak memanggilku
"yaa tunggu"
"cepettttt"
"kalo gamau nunggu lama gausah jemput gue"
"gue mau nunggu lo ko berapa lama pun cuma buat lo, kan lo princess gue ney"
"okee prajurit sekarang kita berangkatttt" pagi ini adalah pagi terindah yang aku pernah rasakan, indah sekali rasanya. tetapi aku takut anna akan melihatku bersama erfo nantinya.

"neylaaaa!!" tiba tiba ada yang menyapaku di parkiran sekolah
"ko kaya ada yang manggil ya"
"emang, liat belakang dong"
ternyata benar anna memanggilku dari kejauhan, dan aku takut anna marah kepadaku karna ku bersama erfo.
"ne udah sembuh?kekelas bareng yuk sekalian gue mau nanya sama lo"
"oke, fo gue duluan thanks yaa"
lalu aku pergi meninggalkan erfo dan berjalan bersama anna menuju kelas kami

"katanya mau nanya, nanya apa na?
"ko bareng erfo, kenal?"
"(duuuhh musti jawab apa) eeee keennall"
"ko gugup, kenal dimana?"
"dia itu tenyata temen anaknya mama ku, dan mama erfo suruh jemput aku beberapa hari ini sampai aku benar benar sembuh" aku terpaksa bohong karna takut anna marah kepaku
"benerkan?"
"iyaa annaku"
"kamu jangan suka dia ya"
"tenang dia cuma buat kamu ko" miris rasanya kalimat itu aku ungkapkan

setelah beberapa hari aku selalu bersama erfo rasanya aku sangat nyaman dan rasa sayang ini semakin dalam, tapi aku tidak boleh mengkhianati temanku sendiri.

seperti biasa aku duduk diperpustakaan dan membaca buku bersama anna
"ne aku mau cari buku lagi ya, tungguu jangan pergi"
"iyaa bawel"
tiba tiba saja erfo datang dan duduk disebelahku
"ngapain fo"
"nyamperin lo"
"mau ngapain sih, kan perjanjian udah abis"
"mau diperpanjang ah, biar gue bisa sama lo terus"
"maksud lo?"
"selama beberapa hari ini gue bener bener ngerasa nyaman sama lo, jujur ney gue udah suka sama lo sejak awal gue liat lo ditempat ini, duduk diperpustakaan ini.waktu gue ga sengaja nabrak lo gue ngerasa bersalah banget ney, gue jahat banget ngelakuin itu sama lo"
"tapi kenapa gue"
"entah gue juga gatau ney, ney jujur gue sayang lo, dan gue yakin pasti lo juga sayang gue kan?"
"fo maaf gue cuma anggep lo temen ga lebih"
"jangan bohong ney, air mata lo yang lo keluarin didepan gue itu nunjukin kalo lo bohong"
"bukan fo lo gatau dan lo ga ngerti"
"kenapa?apa karna temen lo suka sama gue jadi lo gini sama gue, gini bohongin perasaan lo sendiri"
ternayata anna dari tadi sudah mendengar itu semua, dan anna sangat terluka atas apa yang iya dengar. anna sangat marah kepada neyla untuk kedua kalinya, karna bagi anna neyla adalah pengkhianat yang kejam.

"naaaa"aku menghampiri anna yang sedang menangis
"naaa ga gitu naa"
"ga gitu gimana ne, aku denger sendiri"
"tapikan aku ga ada perasaan istimewa na"
"udah deh gausah boong lagi, jujur aja ne, kamu lupa kita pernah janji ga akan suka sama cowo yang sama untuk kedua kalinya, tapi ini apaa?"
"naa aku ga suka sama erfo, aku tau ko kamu suka dia makanya aku ga akan ngekhianatin kamu"
"tapi pada nyatanya erfo lebih suka kamu, lebih nyaman sama kamu, dan lebih bahagia sama kamu"
lalu anna meninggalkan aku sendiri ditaman sekolah

apa yang harus aku perbuat?diposisi ini adalah paling sulit bagiku. apakah aku harus menerima cinta seseorang yang tulus?apa mengorbankan perasaan ku untuk sahabatku?

disaat aku sedang berjalan menuju kelas erfo tiba-tiba datang menghampiriku
"ney gue mau ngomong"
"apalagi fo?belum puas lo buat gue berantem sama anna?"
"maaf ney maafin gue, gue ga bisa terus terusan pendam perasaan ini buat lo ney, plis cuma lo karna dan hanya elo ney, bukan anna ataupun yang lain"
"gue juga ada rasa sama lo, tapi ga mesti kita bersama kan?"
"jangan gini dong ney"
tiba-tiba saja anna menghampiri aku dan erfo
"gue....."
"naa...."
"gue rela ko ne"
"ney kamu dengerkan anna rela ney"
"tapi.... tapi gue gamau na liat lo sedih"
"lebih baik gue liat oarng yang gue sayang bahagia dengan temen gue sendiri, dari pada dia ga bahagia sama gue "
"ney aku mohon"
"mmm iiaaaaa"
"ney....."(tiba tiba saja erfo memelukku dengan erat)

akhirnya aku dan erfo jadian, anna dan akupun tidak marahan kami tetap menjadi teman seperti biasa

selesai



Senin, 06 Januari 2014

Coba Tunjuk Satu Bintang by Sefryana Khairil (Goodreads Author)

adakah Tuhan sedang memeberi jeda untuk kita
atau memang tak ada nama kita dalam takdirnya?

menjalani hari bersamamu begitu menyenangkan
tidak ada yang lebih dari dirimu yang aku inginkan
kita tenggelam dalam riuhnya impian
hingga baru tersadar setibanya dipersimpangan
aku dan kamu berbeda tujuan

namu, kita sama - sama ragu
apakah perpisahan yang benar - benar kita inginkan
kita memutar arah, berusaha kembali dari sudut yang berseberangan

mungkin kita bisa bertemu kembali diujung jalan yang sama
mungkin kita bisa merajut kembali mimpi yang tertunda

seandainya saja kau belum punya dia

Sabtu, 30 November 2013

tak seperti dulu

kamu datang dihidupku tanpa aku mengundangmu, memberi ketenangan tanpa aku meminta, memberi harapan tanpa aku mau. awalnya aku tidak peduli dengan kehadiranmu dan aku menganggapmu hanya sebatas teman saja, tapi mengapa kamu begitu sangat membuat aku rindu pada akhirnya.

sehari saja aku tidak bertemu denganmu rasanya aku sangat rindu, semenit saja kau tak segera membalas pesan singkatku aku menjadi gelisah. setiap aku melihat status yang kau buat dimedia sosialmu aku berharap ada salah satu cacatan dimedia sosialmu tentang diriku tetapi ternyata tidak. kamu lebih sering membuat status dimedia sosialmu tentang mantanmu, segitu istimewanya kah mantan mu itu sampai kamu tidak bisa melupakannya dan sulit untuk berpaling?

setelah lama aku memendam perasaan ku ini aku tidak tau apa yang harus aku lakukan agar kamu tau aku menyukaimu tanpa aku memberi syarat kepadamu. tak lama kemudian seperti biasa aku dan kamu saling memberi pesan singkat dan bersendau gurau, di tengah percakapan kita kamu membicarakan tentang perasaanmu terhadap seseorang disaat aku bertanya "dia siapa?' kamu menjawab yaitu "aku" sungguh perasaanku sangat senang cinta yang ku tunggu selama ini akhirnya datang tanpa ku meminta.

tetapi aku sangat kecewa karna kamu tidak bisa meminta aku menjadi kekasihku untuk saat ini, yaa aku tau ada sesuatu alasan mengapa kamu melakukannya. tapi kamu berjanji jika urusanmu selesai kamu akan menepati janjimu untuk menjadikan aku kekasihmu pada akhirnya. aku menunggumu aku setia untuk tetap menaruh hatiku padamu, tetapi semuanya sia-sia. penantianku kini apalah artinya?

kamu mengingkari janjimu kepadaku, janji yang aku tunggu dan akan menjadi kenyataan kini hanya omong kosong belaka. setelah urusanmu selesai kamu bukan meminta aku menjadi kekasihmu tetapi wanita lain yang kau jadikan kekasihmu. apakah aku hanya latihan untuk kau mengungkapkan perasaanmu saja? apakah kau menganggap aku hanya mainan yang seenaknya saja kau mainkan bahkan kau hancurkan?!

kini semua terasa sepi setelah kau pergi, setiap malam sudah tidak ada sendau gurau kita, hari-hari yang ku lalui terasa hampa begitu saja. setiap aku melihatmu disekitarku mengapa kita seperti seseorang yang tak pernah saling mengenal lagi? hanya membuang wajah saat kita bertemu. dimedia sosialmu yang ku lihat kini penuh dengan status kekasihmu, semua tentang dia kamu tulis dimedia sosialmu. aku sakit melihat kamu berdua dengan dia, berjalan berdampingan, berpegangan tangan, dan padahal kamu menyadarinya bahwa aku melihatmu.

aku berusaha tidak perduli lagi terhadapmu, aku berusaha untuk melupakanmu, dan aku berusaha untuk berpaling perasaan ini terhadapmu. tetapi, itu semua sia-sia aku tidak bisa mmebohongi perasaanku kepadamu dan sungguh aku sangat menyukaimu dan kini kita sudah tidak seperti dulu.

datang dan pergi

terkadang memang benar sahabat juga bisa menjadi cinta. yaa mungkin aku pernah mengalaminya dan tak lain dengan sahabatku sendiri. awalnya aku sangat bingung mengapa perasaan ini begitu saja datang dibenakku dan aku tidak menyadarinya. perasaan ini begitu sangat cepat seperti angin yang sedang bertiup sangat kencang dan begitu sangat menyejukkan hati.

tapi aku hanya terdiam bisu tak bisa ku ungkapkan perasaanku kepadamu, setiap handphone ku berdering menunjukan pesan singkat darimu awalnya aku sangat senang karna kamu begitu perhatian terhadapku. tetapi, lama-lama kamu meminta aku mendengarkan curhatanmu tentang seseorang yang begitu kamu sukai. ketika kamu membalikan pertanyaan kepadaku tentang seseorang yang aku suka rasanya ingin hati berkata yaitu dirimu. tapi aku malu aku tak sanggup jika aku mengatakan itu semua kamu akan pergi meninggalkanku dan mulai melupakanku atau bahkan membenciku. semakin hari aku semakin jenuh dengan ceritamu tentang dia dan aku lebih baik memutuskan untuk pergi dari kehidupanmu sejenak.

akhirnya setelah aku benar-benar pergi aku dan kamu dipertemukan lagi. aku senang karna sekarang kamu sudah tidak menceritakan tentang dia. tetapi ada yang membuat aku terkejut pertanyaan ku tentang seseorang yang kamu suka mengapa kamu menjawab aku? jujur saja memang waktu itu aku sangat suka padamu, tetapi sekarang perasaan itu sudah tidak ada lagi. memang sungguh ku akui dulu aku menyukainya tapi tidak sekarang.

akhirnya kamu menyatakan perasaan itu terhadap ku dan disitu aku sangat bingung jawaban apa yang harusnya aku beri terhadapmu? aku tak ingin mengecewakan hatimu dan menyakiti perasaanmu mungkin aku terpaksa harus menerimamu dan mulai belajar mencintaimu lagi. semakin hari aku semakin tersiksa oleh perasaan terpaksaan ku ini, aku tidak bisa memaksakan hatiku lagi untuk menyukaimu. maaf bila pada akhirnya aku harus mengecewakanmu

akhirnya aku memutuskan untuk pergi meninggal kan mu, memutuskan hubungan kita dan pada akhirnya aku memang benar-benar mengecewakanmu. aku sadar tanpa alasan aku meninggal kan mu tanpa banyak kata aku jelaskan kepadamu. maaf aku tidak bisa terus menerus menahan nya untuk tinggal tetap disini dan pada akhirnya harus pergi tanpa syarat.

setelah itu kami pun benar-benar berpisah dan kami tak pernah saling memberi tau kabar satu sama lain. aku tau kamu sangat terluka maka aku memutuskan untuk benar-benar meninggalkanmu saat ini dari pada semakin lama kita bersama semakin dalam aku membuat hatimu terluka.