berlahan-lahan ku teguh kan hatiku untuk melihatmu bersama dia seseorang yang lebih kau suka. seseorang yang telah memberikan rasa nyaman dihatimu, seseorang yang selalu membuat hari-harimu menjadi luar biasa, bahkan dialah salah satu alasan kebahagiaan mu dihari ini.
berjalan lah dengannya, terus lah bersamanya, jagalah dia, lindungilah dia.
sekali lagi ku teguhkan hatiku, ku ikhlas kan perasaanku, ku relakan sayangku, ku korbankan kesakitan ini.
sampai nanti sang waktu kan memberi tau tentang perasaan ku kepadamu sesungguhnya.
Sabtu, 03 Januari 2015
Minggu, 13 April 2014
DRAMAKU
~ THE KINGDOM of
WITCH & GHOST ~
Disuatu
kerajaan tinggalah seorang putri cantik yang bernama Venezuella, Venezuella
sangat baik hati dan suka menolong. Ia hanya tinggal bersama ibu angkatnya dan
ia sangat menyanyangi ibu angkatnya tersebut. Tetapi Venezuella tidak hidup
dengan aman begitu saja karena ada seorang wanita yang sangat iri kepadanya,
yaitu Anazuella. Ia mempunyai tekad yang sangat kuat untuk merebut semua yang
dimiliki oleh tuan putri Venezuella.
Suatu
hari putri Venezuella sedang asik menyiram tanaman yang berada di halaman istana,
dari kejauhan ternyata Anazuella sedang memperhatikan aktifitas yang dilakukan
oleh putri Venezuella.
Anazuella : “Aku sangat merasa iri dengan kehidupan Venezuella, ia selalu saja mendapatkan apa yang ia mau. Ia
mempunyai kecantikan, kaya raya, dan hidup bahagia. Sedangkan diriku? Tidak
pernah mendapatkan apa yang aku mau. Lihat saja nanti, aku akan merebut semua
yang dimiliki oleh Venezuella entah bagaimanapun itu caranya.”
Anezuella
pun bergegas menghampiri sang tuan putri Venezuella....
Anazuella
: “Hey tuan putri apa yang sedang kamu lakukan
disini?”
Venezuella : “Aku
sedang menyiram tanaman yang ada dihalamanku ini, agar mereka tumbuh dengan subur
dan menghiasi istanaku.”
Anazuella : “Biar
aku bantu tuan putri.”
Venezuella
:
“Oh tidak perlu, ini sudah menjadi
tugasku.”
Anazuella
: “Sebagai
teman yang baik aku akan membantumu tuan putri.”
Venezuella : “Baiklah jika kau memaksa, aku akan kedalam untuk membantu ibu peri.”
Anazuella
: “Baiklah tuan putri.”
Saat
tuan putri bergegas menuju kedalam istana....
Anazuella : “Lihat saja tanamanmu ini Venezuella, akan aku hancurkan dan
aku rusak.”
Anazuella
pun merusak tanaman yang ada di depannya, ia menyiram benih yang dapat membuat
tanaman menjadi mati. Setelah tanaman itu rusak tuan putri pun keluar dari
istana untuk memeriksa tanamannya. Venezuella sangat amat terkejut.
Venezuella : “Haaaaah? Ada apa dengan tanaman-tanaman ku? Mengapa mereka menjadi
rusak dan mati seperti ini? Apa yang telah Anazuella lakukan kepada tanamanku?
Anaaa.. Anaaa...”
Anazuella
: “Iya? Ada apa tuan putri?”
Venezuella : “Apa yang telah kamu lakukan kepada
tanamanku sehingga tanamanku rusak dan mati seperti ini?”
Anazuella
: “Aku tidak mengetahuinya tuan putri.”
Venezuella
: “Sungguh kamu tidak mengetahui ini
semua?”
Anazuella : “Sungguh tuan putri, mungkin saja ini semua ulah musang liar dari
hutan.”
Venezuella
: “Apa mungkin? Baiklah kalau begitu.”
Venezuella
pun pergi meninggalkan Anazuella...
Anazuella : “Yesss.. aku berhasil membohonginya dan merusak
tanaman-tanaman ini hahaha..”
Disuatu
malam Anazuella berfikir bagaimana cara untuk merebut semua yang dimiliki
Venezuella..
Anazuella : “Aku harus merebut semua yang dimilki Venezuella, aku ingin
sepertinya. Dan aku akan melakukan cara apapun untuk melancarkan rencanaku ini.
Ahaaa aku tau!!! Aku harus membunuhnya dan aku pasti akan mendapatkan semua
yang dimiliki oleh Venezuella, tetapi bagaimana cara aku membunuhnya? Aku akan
meminta tolong kepada nenek sihir yang sakti itu.”
Anazuella
pun pergi menuju hutan untuk menemui sang nenek sihir. Sesampainya dirumah
nenek sihir.
Anazuella
: “Nek.. aku ingin meminta tolong
kepadamu.”
Nenek
sihir : “Minta tolong apa hey kau anak
muda?”
Anazuella : “Begini nek, aku ingin memiliki apa yang dimiliki oleh sang
putri Venezuella, dengan cara membunuhnya nek. Karna aku sangat iri kepadanya,
dan ingin seperti dia nek.”
Nenek
sihir : “Hanya membunuh? Itu amat
sangat mudah bagiku anak muda.”
Anazuella
: “Kau bisa membantuku?”
Nenek sihir : “Tentu saja bisa, imbalan apa yang akan kau berikan kepadaku
jika aku berhasil membunuh tuan putri itu?”
Anazuella : “Aku akan menjadikan kau sebagai nenek sihir nomer satu di
kerajaan ini, dan aku akan memberikan sebagian dari kekayaanku untukmu nek.”
Nenek
sihir : “Kau janji anak muda?”
Anazuella
: “Aku janji nek.”
Nenek
sihir : *menjetikan jari*
Muncul
lah hantu yang sangat menyeramkan...
Hantu
: “Untuk apa kau memanggilku nek?”
Nenek sihir : “Aku menyuruh kau untuk mengikuti semua perintah anak muda ini.”
Hantu
: “Akan diberi imbalan apa aku nanti?”
Nenek
sihir : “Kau akan diberikan kekayaan.”
Hantu
: “Benarkah itu semua anak muda?”
Anazuella
: “Tentu saja benar.”
Hantu
: “Kau berjanji?”
Anazuella
: “Aku janji hantu.”
Hantu : “Baiklah, aku akan mengikuti perintahmu dan aku akan
mengikutimu sampai tugasku selesai.”
Anazuella
: “Terimakasih nek..”
Anazuella
dan hantu pun pergi meninggalkan rumah nenek...
Sang
hantu memulai aksinya dengan berniat membuat sang tuan putri jatuh sakit, dia
menyihir sang tuan putri hingga tuan putri tidak sadarkan diri.
Keesokan
harinya sang tuan putri jatuh sakit karna ulah si hantu dan nenek sihir suruhan
Anazuella, nyonya besar pun memerintahkan kedua prajurit kerajan untuk mencari
seorang tabib yang bisa menyembuhkan penyakit sang tuan putri...
Ibu
angkat : “Prajurit... prajurit..”
Prajurit
1 : “Ya.. ada apa nyonya besar?”
Ibu angkat : “Tolong carikan seorang tabib yang dapat menyembuhkan penyakit
tuan putri Venezuella.”
Prajurit
2 : “Kami harus cari kemana nyonya
besar?”
Ibu angkat : “Cari kemana saja sampai ketemu!!! Kalau
tidak, kalian akan aku pecat sebagai prajurit kerajaan ini.”
Prajurit
1 : “Baik nyonya besar, akan kami
cari sampai dapat.”
Kedua
prajurit itu pun pergi ke hutan untuk mencari seorang tabib yang dapat
menyembuhkan penyakit sang tuan putri... saat bertemu sang tabib.
Parjurit
1 : “Wahai ibu tabib bisakah engkau
membantu kami?”
Ibu
tabib : “Membantu untuk apa?”
Prajurit
2 : “Tolong bantu sembuhkan
penyakit tuan putri.”
Ibu
tabib : “Memangnya apa yang terjadi
dengan tuan putri?”
Prajurit
1 : “Ia sakit dan kami tidak tau
penyakit apa yang di deritanya.”
Ibu
tabib : “Baiklah akan aku bantu
untuk menyembuhkannya”
Prajurit
1 : “Terimakasih ibu tabib, ikutlah
kami menuju kerajaan”
Kedua
prajurit kerajaan dan ibu tabib itu pun pergi menuju kerajaan untuk
menyembuhkan penyakit sang tuan putri. Sesampainya di kerajaan...
Prajurit 1 : “Permisi nyonya besar, kami telah menemukan seorang ibu
tabib yang dapat menyembuhkan tuan putri”
Ibu
angkat : “Baiklah panggil dia kemari”
Prajurit
1 : *pergi memanggil ibu tabib*
Ibu
tabib : “Ada apa dengan tuan putri?
Sakit apa dia?”
Ibu angkat : “Dia sudah lama pingsan dan saya tidak mengerti harus
bagaimana agar ia bangun dari pingsannya”
Ibu
tabib : “Boleh aku periksa nyonya
besar?”
Ibu
angkat : “Tentu saja ibu tabib”
Ibu
tabib : *memeriksa badan sang tuan
putri*
Setelah
ibu tabib memeriksa badan tuan putri, tuan putri pun sadar dari pingsannya.
Venezuella
: “Ada apa dengan ku? Siapa dia?”
Ibu angkat : “Kamu tadi pingsan putriku, dan dia adalah ibu tabib yang
membangunkanmu dari pingsanmu tadi.”
Venezuella
: “Terimakasih ibu tabib, lalu mengapa
aku bisa pingsan?”
Ibu
tabib : “Ada yang membencimu tuan
putri, sehingga ia menggunakan ilmu
hitam untuk melukaimu.”
Venezuella
: “Membenciku? Siapa dia?”
Ibu tabib : “Aku juga tidak mengetahuinya tuan putri, baiklah kalau
begitu aku permisi pulang karna aku harus mengerjakan apa yang harus aku
kerjakan sekarang.”
Ibu angkat : “Baiklah terimakasih banyak ibu tabib, akan aku panggilkan
prajuritku untuk mengantarmu pulang. Prajurit... prajurit..”
Prajurit
2 : “Ada apa kau memanggil kami
nyonya besar?”
Ibu
angkat : “Tolong antar ibu tabib ini
pulang.”
Prajurit 1 : “Baiklah nyonya besar, mari ibu tabib biar kami antar menuju
rumahmu.”
Sebaliknya
Anazuella dan hantu sangat kesal dengan ibu tabib karena telah menggagalkan
rencana mereka untuk membunuh putri Venezuella. Mereka pun merencanakan langkah
selanjutnya untuk membunuh tuan putri...
Anazuella : “Aku sangat kesal dengan ibu tabib itu, bagaimana bisa dia
membangunkan Venezuella dari pingsannya? Dia telah membuat gagal rencana kita.
Ini semua karna ibu tua yang selalu mendampingi si Venezuella. Aku sangat
membencinya!!”
Hantu : “Tenang saja Ana aku akan membuat ia merasakan hal yang
sama dengan putrinya, aku akan melakukan sesuatu yang lebih parah dan bahkan
bisa membuat ibu tua itu mati. Tenang saja Anazuella.”
Anazuella : “Aku serahkan ini semua kepadamu hantu baik, aku pastikan semuanya
akan tuntas karnamu.”
Hantu : “Pasti Anazuella.”
Hantu
pun menyihir ibu angkat tuan putri sampai nyonya besar sakit sampai berminggu
minggu. Nyonya besar pun lumpuh dan tidak bisa bangkit dari tidurnya. Ibu tabib
sudah tidak mampu lagi untuk menyembuhkan penyakit yang diderita oleh nyonya
besar. Tuan putri pun sangat sedih, ia sangat merindukan nyonya besar seperti
dahulu. Ia sadar kalau ini semua salahnya dan ia sangat berjuan untuk membuat
nyonya besar sembuh. Sampai suatu ketika nyonya besar pun meninggal.
Venezuella : “Ibuuuuu mengapa engkau pergi meninggalkanku? Aku sangat
menyayangimu ibu, bangun bu bangun jangan tinggalkan aku. Ini semua salahku bu,
bangun bu bangun. Ibu ayoo bu bangun…”
Semua
bersedih, Venezuella sangat terpukul dan sangat merasa kehilangan ibu angktanya
yang sangat ia sayangi itu. Para prajurit kerajaan pun bersedih dan rakyat
sekitar kerajaan pun ikut bersedih. Sementara itu hantu dan Anazuella malah
merasa bangga dengan kematian ibu angkat tuan putri, ia merasa menang dan
berhasil.
Anazuella : “Kerja yang bagus hantu, kau berhasil membunuh ibu tua yang
selalu menghalangi kita itu.”
Hantu
: “Apapun yang aku kerjakan pasti selalu berhasil”
Anazuella
: “Sekarang tinggal satu tugasmu
yaitu membunuh si tuan putri itu”
Hantu : “Baiklah, lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan
untuk membunuh Venezuella”
Sementara
itu Venezuella sedang bercerita tentang kesedihannya kepada ibu tabib.
Venezuella : “Ibu tabib, aku sangat merasa kehilangan ibu. Aku merasa sunyi
tanpa dia. Aku ingin dia kembali lagi disini ibu tabib.”
Ibu tabib : “Andai saja aku memiliki kekuatan untuk membangkitkan
kembali orang yang telah meninggal pasti akan aku hidupkan kembalik ibumu tuan
putri. Tetapi sayangnya aku tidak memilikinya. Sudahlah tuan putri jangan
terlalu terpuruk dengan kesedihan. Ibumu sudah bahagia disana, ibumu sudah tenang
disana. Jadi tidak usah engkau tangisi lagi.”
Venezuella
: “Bagaimana jika orang yang membenciku
itu melukaiku lagi?”
Ibu
tabib : “Ada aku disini tuan putri
tenang saja.”
Venezuella
pun memeluk ibu tabib dan menganggap ibu tabib sebagai ibunya sendiri. Dan ibu
tabib bertekad untuk menjaga dan melindungi tuan putri seperti melindungi
anaknya sendiri. Sedangkan di lain tempat Anazuella sangat bahagia karena ia
sudah berhasil membunuh ibu dari Venezuella.
Anazuella : “Hahaha aku merasa sangat berhasil karna telah membunuh ibu
Venezuella dan aku berjanji akan membunuh Venezuella dengan cara apapun agar
aku bisa menguasai kerajaan ini.”
Keesokan
harinya tuan putri Venezuella mendapatkan surat yang berisi tentang pertemuan
yang di adakan di sebuah kerajaan yang berada ditengah hutan
Venezuella : “Pertemuan di kerajaan tengah hutan? Sejak kapan di tengah
hutan ada kerajaan? Apa jangan jangan surat ini salah kirim? Tapi disurat ini
tertera jelas untukku. Baiklah akan aku hadiri pertemuan ini.”
Prajurit 1 : “Mau kemana tuan
putri?”
Venezuella : “Aku ingin menghadiri sebuah pertemuan.”
Prajurit 2 : “Apakah perlu kami antar tuan putri?”
Venezuella : “Tidak perlu prajurit, aku akan baik baik saja.
Prajurit 1 & 2 : “Baiklah tuan putri.”
Tuan
putri Venezuella pun bergegas pergi untuk menemui pertemuan di kerajaan tengah
hutan tersebut tetapi sesampainya di tengah hutan ia pun tersesat dan tidak tau
jalan arah pulang. Ternyata surat itu adalah surat yang dibuat oleh Anazuella
untuk mencelakai sang tuan putri.
Venezuella : “Dimana aku? Aku tidak tau kemana aku harus pergi, harus kemana
aku pulang aku ingin pulang.”
Sudah
3 hari tuan putri tidak pulang ke istana, ia sangat merasa lapar dan haus ia
tidak tahu kemana ia harus pulang. Ia takut untuk berjalan karena takut
tersesat lebih jauh lagi. Kedua prajurit kerajaan pun bingung karena sudah 3
hari tuan putri tidak pulang ke istana.
Prajurit 1 : “Sudah 3 hari tuan putri tidak pulang ke istana setelah
menemui pertemuan itu, aku curiga jangan jangan tuan putri tersesat di hutan.”
Prajurit
2 : “Aku juga curiga, bagaimana
kalau kita cari tuan putri ke hutan?”
Prajurit
1 : “Aku setuju, ayo kita cari
sampai ketemu.”
Kedua
prajurit kerajaan itu pun bergegas pergi untuk mencari tuan putri. Hingga
akhirnya tuan putri pun di temukan
Prajurit
1 : “Sedang apa kau disini tuan
putri?”
Venezuella : “Aku tersesat, aku ingin datang ke acara pertemuan kerajaan itu
tetapi aku malah tidak tau kemana kau harus pulang.”
Prajurit 2 : “Baiklah kalau begitu tuan putri, mari kita pulang dan
pergi dari hutan ini.”
Kedua
prajurit keadan dan tuan putri pun pulang ke istana dan meninggalkan hutan
tersebut. Sementara itu Anazuella hanya bisa marah dan kesal.
Anazuella : “Sial!!! Aku gagal lagi. Aku akan membunuhmu
Venezuella!!!!!”
Anazuella pun memanggil hantu...
Hantu : “Ada apa kau memanggilku
Anazuella?”
Anazuella : “Aku mempunyai tugas untukmu.”
Hantu : “Tugas apa?”
Anazuella : “Kau harus membunuh Venezuella.”
Hantu : Tugas yang amat sangat mudah.
Hantu
pun segera bergegas mengunjungi istana, ketika sampai di istana ia pun melihat
tuan putri sedang terlelap. Dengan tangannya sendiri ia mencekik tuan putri
hingga tuan putri pun mati dan kerajaan tersebut jatuh ke tangan Anazuella.
Hantu : “Hahahaha aku telah berhasil
membunuhnya Anazuella.”
Anazuella
: “Kerja yang amat sangat bagus hantu
hahaha…”
Hantu
: “Mana imbalan yang kau janjikan?”
Anazuella : “Imbalan apa? Apa yang aku janjikan padamu? Aku tidak pernah
menjanjikan apapun denganmu.”
Sang
hantu pun marah besar kepada Anazuella, ia merasa ditipu oleh Anazuella.
Hantu : “Sebagian harta dari kerajaan
adalah milikku dan nenek sihir.”
Anazuella : “Oh yaaa? ….. Apa buktinya???”
Hantu : “Dasar penipu kau!!! Akan ku
cekik kau sampai mati!!!”
Hantu
pun mencekik Anazuella dan Anazuella pun mati di tangan budaknya sendiri.
Hantu : “Aku telah menyelesaikan tugas dari Anazuella. Akan
tetapi, ia mengingkari janji nya kepada kita.”
Nenek
sihir : “Apa maksudmu?”
Hantu : “Anazuella tidak ingin memberikan sebagian harta nya
untuk kami.”
Nenek sihir : “Lalu? Apa yang kamu lakukan?”
Hantu : “Aku cekik ia hingga mati”
Nenek sihir : “Kerja yang bagus hantu. Dengan begitu, semua harta kerajaan
tersebut menjadi milik kita seutuhnya.”
Hantu
dan Nenek sihir pun bergembira dan pergi menuju istana untuk tinggal bersama
disana.
Setelah
kematian Anazuella istana kerajaan itupun menjadi istana kerajaan yang dikuasai
oleh sang nenek sihir dan hantunya. Istana kerajaan itu menjadi menyeramkan dan
amat sangat di takuti oleh para rakyat yang berada di lingkungan tersebut.
TAMAT
DRAMAKU
GALIH RATNA
Adegan 1:
Narrator : di suatu pagi yang
cerah, didepan gerbang sekolah ada dua orang siswa yang berlari karna terlambat.
(Galih dan Ratna masuk dari 2
arah yang berbeda sambil berlari dan bertriak – triak )
Galih: “pak jangan ditutup dulu
pak!!!!!!”
Ratna: “pak jangan ditutup dulu
pak saya belum masuk”
( Galih dan Ratna tanpa sengaja
bertabrakan sehingga membuat ratna terjatuh)
Galih : : “ Maaf, maaf, maaf banget, gue nggak
sengaja”
Musik : coboy junior - eaaa
¯kau
bidadari jatuh dari surga dihadapanku eaaa
(galih berbicara sambil mengulurkan
tangannya untuk menolong Ratna agar bisa berdiri. Namun Ratna tidak
memperdulikannya, dan mencoba berdiri sendiri)
Ratna : “Pak, Bukain pintunya pak ! saya mau masuk
!”
(Bicara tanpa memperdulikan Galih
yang tampak kecewa, karna tak diacuhkan)
Ratna : ”pak, buka pak” (memohon
hampir menangis)
Pak satpam : “saya perhatikan
kalian berdua ini sering sekali telat, ga bosen telat mulu?”
Ratna : “yah pak sekarang bukain
dulu aja deh pintunya”
Galih : “iya pak plis”
Pak satpam : “bawelnya kalian, yasudah
yasudah”
(akhirnya Galih dan Ratna pun
diizinkan masuk oleh pak satpam, karna mereka tidak satu kelas dan mereka
berdua akhirnya berpisah di parkiran
sekolah untuk menuju kelasnya masing – masing)
Adegan 2:
Narrator : sejak pertemuan singkat
itu galih merasa kepikiran oleh gadis yang ia tabraknya tanpa sengaja di depan
gerbang dan kejadian itu membuatnya sering melamun dan tersenyum sendiri .
Zafi: “woy gal kenpa lo? Haha”
Galih : “engga apasih lo ganggu
gue aja”
Zafi : “lo kan lagi ga ada
kerjaan jadi apa yang buat lo ngerasa ke ganggu”
Galih : “yaaa pokoknya lo ganggu
gua deh”
Zafi : “nah yang gini nih ciri –
ciri”
Galih : “ciri – ciri apa”
Zafi : “ciri – ciri orang jatuh
cinta, hahahaha”
Galih : “so tau lo!”
(tiba – tiba saja Ratna lewat di
depan Galih dan Zafi, Galih pun berharap Ratna akan menengok kebelakang untuk
melihatnya)
Musik : vidi aldiano – gadis
genit
¯gadis
genit lihatlah diriku sejenak
Zafi : “ga pernah ngeliatin cewe
ya mas? Biasa aja kali matanya”
Galih : “lo kenal?”
Zafi : “kenal siapa?”
Galih : “yang tadi cewe yang ber
8 barusan lewat tadi”
Zafi : “ya kenal lah, gua rasa
mereka mau jadi cherybelle generasi 2 pasukannya banyak banget”
Musik : cherrybelle-diam diam
suka
¯aku
diam diam suka kamu ku coba mendekat coba mendekati hatimu
Galih : “jadi lo suka sama salah
satu diantara mereka?”
Zafi : “maksud lo?”
Galih : “maksud gue?lupain!”
Zafi : “hmm cieee”
(lalu galih meninggalkan zafi
yang membuatnya menjadi salah tingkah)
Musik : maudy ayunda – tiba tiba
cinta datang
¯tiba
tiba cinta datang padaku saat ku mulai mencari cinta
Tiba tiba cinta datang padaku ku harap dia rasakan yang sama
Adegan 3:
Narrator : Ratna pun dikelas
dikenal oleh teman – temannya sebagai anak yang ramah dan ratna cukup banyak
memiliki teman
Gebi : “gue seneng banget tadi
kita jalan lewat depan galih, dan dia ngeliatin gue gitu”
Sera : “iya tadi gue juga liat”
Tera : “yang tadi sama Zafi
itukan?”
Grina : “zafi juga lumayan”
Gebi : “dih kaya gitu lumayan”
Ratna : “apaan si?siapa?”
Tera : “susah jelasin sama lo na”
Grina : “kayanya gue suka sama
Zafi”
Gebi : “kayanya gue suka sama
Galih”
Tera : “alah lo berdua cowo mulu”
(tiba – tiba reyi masuk sambil
berlari – lari menghampiri temannya yang sedang mengobrol)
Reyi : “ada pengumuman
menarik”(reyi berbicara dengan nafas yang lelah)”
Grina : “apa?jelasin cepetan!”
Gebi : “beritanya menguntungkan
ga buat gue?”
Tera : “yaudah cepet jelasin”
Reyi : “disekolah kita akan
ngadain pensi nah guru – guru dan osis lagi nyari siswa/siswi yang bisa nyanyi,
baca puisi , band, sama nari juga. Oya nanti kita bakal ada pertandingan
bulutangkis, dan Galih juga ikut loh”
Gebi : “wajib nonton!”
(tak berapa lama kemudian guru
pun masuk kekelas dan murid – murid kembali belajar sampai sepulangnya sekolah)
Adegan 4 :
Narrator : bel pulang pun
berdering semua murid antusias untuk pulang sekolah tiba tiba Galih dan Ratna
tanpa sengaja berpapasan pandangan
Musik :jkt48-baby baby baby
¯I
love you baby baby baby
kau idola diriku kehadiranmu bersinar dengan terangnya
keajaiban bertemu denganmu ku jadi tau arti dari hidup
Galih : “hey”(Galih yang sedang
menghampiri Ratna)
(dan Ratna hanya berjalan terus
tanpa memperdulikan sapa dari Galih)
Galih : “tunggu sebentar plis
boleh minta waktunya?”
Ratna : “maaf gue buru-buru”
Galih : “sebentar aja 5menit deh”
Ratna : “5 menit ya”
Musik: hivi – orang ketiga
¯saat
berjumpa dan kau menyapa i
ndah parasmu hangat kan suasana
buatku tak percaya mimpi indaku jadi nyata
(saat kejadian 5menit itu Galih
semakin membuat nya jatuh cinta terhadap Ratna, bisa dibilang ini cinta pertama
buat Galih)
Adegan 5 :
Narrator : Ratna dan
teman-temannya ternyata sangat antusias untuk mengikuti pensi disekolah mereka,
dan mereka ada yang memilih menyanyi ataupun membaca puisi”
Reyi : “kita mau nampilan apa nih
dipensi nanti?”
Heda : “gue nyanyi deh”
Intan : “gue apa ya?”
Sera : “emangnya lo punya bakat?”
Intan : “yah gatau aja lo”
Heda : “na lo baca puisi aja”
Ratna : “ah malu gue”
Grina : “lagian ngapain malu sih”
Sera : “iya lo ikutan aja deh”
Ratna : “gue pikir-pikir dulu
deh”
(Gebi terlihat sangat bahagia
sekali sehingga membuat teman-temannya terasa bingung dan heran melihatnya)
Intan : “lo kenapa?waras
kan”(sambil menyentuh kening Gebi)
Gebi : “ih apa sih lo, ya waras
lah”
Grina : “pasti Galih”
Gebi : “hahaha”
Adegan 6
Narrator : Ratna tanpa sengaja
melihat Galih yang sedang berlatih bulutangkis, dan tanpa tersadar dia hanya
memandangi Galih saja, lalu Galih pun merasa bahwa ia sedang diperhatikan oleh
Ratna
Musik : coboy junior – kamu
¯kamu
buatku tersipu buat ku malu malu
Saat bersamamu saat kau senyum padaku
(Galih berjalan menghampiri Ratna)
Galih : “makasih”
Ratna : “makasih apa?”
Galih : “udah mau liat gue
latihan”
Ratna : “sory tadi gue ga sengaja
ko itu”
(Ratna pun langsung pergi
meninggalkan Galih)
Musik : gita gutawa – aku cinta
dia
¯oh
tuhan tolonglah aku cinta ku cinta diaaa
Zafi : “terpesona ku pada
pandangan pertama dan tak kuasa menahan rinduku” (meledek Galih yang melamun
saja)
Galih : “berisik!” (lalu pergi
meninggalkan Zafi)”
Zafi : “yah yah gue ditinggalin.
Woy tunggu”
(Galih melamun dan bingung harus
dengan cara apa mendekati Ratna)
Musik : Ungu – mabuk kepayang
¯cinta
kata orang ku jatuh cinta
kepada dirimu cinta sampai tergila gila
Adegan 7
Narrator : ratna dan
teman-temannya berlatih untuk acara pensi, dan akhirnya Ratna pun mau membaca
puisi dan akhirnya Heda yang menyanyi
Reyi : “eh katanya ada duet juga
loh, jadi nanti dipilih secara acak gitu tiba-tiba”
Intan : “pasti nanti seru”
Grina : “gue yakin pasti bakalan
ga ngebosenin”
Heda : “berharap ada yang ngajak
gue duet”
Gebi : “dih ngarep banget lo”
(lalu mereka semua tertawa dan
tak lama mereka sudah harus selesai berlatih)
Adegan 8
Narrator : ditaman sekolah Ratna
sedang duduk dan berlatih membaca puisi nya lalu Galih datang dan
menghampirinya
Galih : “gue boleh duduk sini”
Ratna : “boleh” (sambil
tersenyum)
Musik : ungu ft andien – saat
bahagia
¯saat
bahagiaku duduk berdua denganmu hanyalah bersamamu
Ratna : “gue bingung kenapa lo
selalu deketin gue?”
Galih : “ya gue Cuma mau kenal lo
aja, gapapa kan?”
Ratna : “ya gapapa lah itung
itung nambah temen”
(tak sengaja gebi melihat ratna
dan galih sedang duduk bercengkrama ditaman berdua dia merasa sedih dan kecewa)
Ratna : “gebiiiiiii! Duh gimana
nih gue takut dia salah paham, udah dulu ya”
Galih : “tungg……….…uu” (tapi
ratna sudah terlanjur pergi duluan)
(lalu ratna mengejar gebi dan
gebi berjalan dan merasa kecewa atas apa yang telah dilihatnya tadi)
Musik : bunga citra lestari –
kecewa
¯ku
ingin marah pelampiasan
tapi ku hanyalah sendiri disini
Ingin ku tunjukan pada siapa saja yang ada
bahwa hatiku kecewa
Ratna : “geb”
Gebi : “apa?pengkhianat!”
Ratna : “ga gitu, lo salah paham
geb!”
Gebi : “barusan gue liat lo
berdua Galih dengan mata kepala gue lo bilang salah paham?!”
Ratna : “dengerin penjelasan gue
dulu dong”
Gebi : “ga perlu ada yang
dijelasin lagi”
(lalu gebi pergi dan tak mau
mendengarkan penjelasan ratna)
Musik : mikha tambayong – bekas
pacar
¯tak
usah kira kamu hebat ternyata kamu bukan sahabat
Adegan 9
Narrator : semenjak kejadian itu
gebi dan ratna menjadi bertengkar dan tak mau saling berbicara lagi, padahal
ratna berusah untuk menjelaskan kepada gebi
Reno : “woy besok sekolah kita
akan ngadain lomba bulutangkis nih, buat partisipasinya lo semua nonton kita ya
“ (ketua osis)
Hera : “iya buat tiketnya lo bias
beli dikita”
(dalam bulutangkis itu ada galih dan kawan kawannya yang
bertanding tapi gebi sudah tidak memperdulikan lagi)
Grina : “lo nonton ga?”
Sera : “tau deh”
Intan : “mau sih kan demi
sekolah”
Heda : “pasti nih gebi nonton kan
ada pujaan hati”
(seperti biasa ratna yang sedang
duduk ditaman sekolah dan membaca puisi untuk pensi nanti)
Galih : “hey sendirian”
Ratna : “iya”
Galih : “lo bakalan nonton
bulutangkis sekolah kan?”
Ratna : “gue gatau”
Galih : “plis nonton ya”
Ratna : “liat nanti”
Galih : “demi gue”
Ratna : “demi lo?”
Galih : “iya demi gue”
Ratna : “maaf gue gamau temen gue
salah paham kalo nantinya gue liat lo main”
Galih : “kenapa?salah?”
Ratna : “bagi gue itu salah”
Galih : “salah dimananya
sih?jujur gue gamau bilang tentang perasaan ini sama lo sebenernya gue suka
sama lo sejak awal kita ketemu”
Musik : gita gutawa – dua hati
jadi Satu
¯saat
melihatmu ku jatuh hati padamu
Sejak mengenalmu semakin ku ingin kamu
Ratna : “lo ga boleh punya
perasaan yang lebih sama gue”
Galih : “tapi kenapa?apa karna lo
udah punya…”
Ratna : “punya apa?pacar?gue ga
punya siapa-siapa”
(dan ternyata tanpa sepengetahuan
ratna, gebi dari tadi sudah mendengarnya
sedang berbicara dengan galih, dan tiba tiba gebi menghampiri ratna dan galih)
Gebi : “gue..”
Ratna : “geb plis jangan marah”
Gebi : “gue rela kalo misalkan lo
harus jadian sama galih na”
Musik : audy – pergi cinta
¯pergi
cinta lupakan lah aku cinta ku relakan dia ada dipelukmu
Adegan 10
Narrator : akhirnya galih dan
ratna jadian meski kesal tapi gebi sudah tidak mau membuat masalah ini berlarut
larut
Musik : D Cinnamons – galih dan
ratna
¯oh
galih..
Oh ratna…
Cintamu abadi
Intan : “jadi kita nonton kan bulutangkis
nanti siang”
Gebi : “jadi dong apa lagi ada
yang baru jadian”
Sera : “siapa?jangan bilang lo
sama Galih jadian”
Gebi : “ya engga lah ratna yang
jadian”
Grina : “ko bisa?pajaknya bisa
dong”
Ratna : “udah udah apaansi”
( bulutangkis pun segera dimulai
akhirnya ratna melihat galih bermain dan ternyata pertandingan itu dimenangkan
oleh sekolah mereka”
Ratna : “selamat ya kamu menang”
Galih : “berkat kamu disini sama
aku”
Musik : citra scholastika –
denganmu
¯denganmu
ku akui semua itu indah tiada tertanding lagi
Denganmu kurasakan indahnya dunia
selamanya denganmu
Pensi sekolah
Reno : “hay hay selamat datang
dipensi kali ini gue berharap lo lo bisa membuat acara ini jadi asik ya”
Hera : “oke penampilan pertama
dari temen kita nih heda ya ya ya namanya ga jauh beda dari gue, oke heda
silahkan”
Heda : gue bakalan nyanyi buat
temen – temen gue
nidji – lascar pelangi
¯bernyanyilah
dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang kuasa cinta kita didunia
selamanya
(tidak berapa lama kemudian saat
duet dadakan itu akan dipilih)
Reno : “nah sekarang gue mau galih
nyanyi dan bawa pasangannya kesini, ya gue juga mau ucapin selamat karna lo
udah mengharumkan sekolah kita lewat bulutangkis lo”
Gailh : “disini gue bakal nyanyi
sama pacar gue ratna”
Musik : Vanessa angel ft niky
tirta – indah cintaku
¯sudah
kah kau yakin untuk mencintaiku
ku ingin hanya satu tuk selamanya
Ku tak melihat dari sisi sempurnamu
tak perduli kelemahanmu
yang ada aku jatuh cinta karna hatimu
(akhirnya acara pensi itupun
berakhir dengan sangat menghimbur galih pun sangat senang sekali bisa bersama
dan benyanyi dengan ratna)
Galih : “thanks na untuk hari
ini”
Ratna : “iyaa”
Musik : maudy ayunda – perahu
kertas
¯ku
bahagia kau telah terlahir didunia
Dan kau ada diantara miliaran manusia
Adegan 11
Narrator : Ratna melihat tika
sedang duduk sendiri ditaman sekolah tanpa berpikir panjang ratna pun langsung
menghampiri tika
Ratna : “hai tik”
Tika : “hai na, kenapa?”
Ratna : “lo lagi sibuk ga?”
Tika : “engga ko, kenapa ya?”
Ratna : “gue mau curhat sama lo”
(vierra-dengarkan curhatku )¯dengarkan
curhatku tentang dirinya
Tika : “curhat apa?soal galih?”
Ratna : “(hanya menganggukan
kepala)”
Tika : “emang lo ada masalah apa
sama dia?bukannya lo belum lama jadian ya?masa udah ada masalah aja na”
Ratna : “masalahnya di gue tik,
gue salah ga Cuma anggep dia status palsu gue aja?”
Musik: vidi aldiano – status
palsu
¯terpaksa aku mencintai dirinya hanya untuk status
palsu
Tika : “ya salah lah! Kalo emang
lo ga ada niat buat jadian sama dia kenapa lo lakuin itu?seharusnya ga kaya
gini caranya na”
Ratna : “gue tau ko apa yang gue
lakuin ini salah, gue juga tau apa yang udah gue lakuin ini nyakitin perasaan
orang lain”
Musik : kerispati – demi cinta
¯maaf
ku telah menyatinya ku telah kecewa kan nya
Tika : “mending lo cepet-cepet
putus deh na dari pda nantinya di elo kesiksa di galih nya sakit hati”
Ratna : “iya deh na, thanks ya
udah mau dengeri cerita gue”
Adegan 12
Narrator : akhirnya ratna sudah
menemukan cara yang baik buat hubungannya bersama galih ratna pun tidak mau
semakin menyembunyikan perasaan nya ini kepada galih.
(di depan kelas galih, ratna
sedang menunggu galih keluar dari kelasnya)
Ratna : “lih aku mau bicara sama
kamu sebentar”
Galih : “emang kamu mau ngomong
apa?kamu kangen sama aku?tumben mau ngajak aku ngomong serius gini, oya aku
lupa kamu kan kalo ngomong sama…”(belum selesai bicara ratna pun sudah memotong
pembicaraan galih)
Ratna : “lih! Aku serius! Aku mau
kita putus!”
Galih : “kenapa?aku ada salah
sama kamu?apa aku nyakitin kamu?”
Ratna : “jenuh lih”
Galih : “jenuh?ya tapi kenapa”
Ratna : “maaf ku jenuh padamu lama sudah ku pendam tertahan dibibirku, mau ku
tak menyakiti meski begitu indah ku masih tetap saja jenuh”
Galih: “ku ingin kau tetap disini bersamaku jangan pergi berikan satu
kesempatan untukku membuktikan sesungguhnya cintaku”
Ratna : “ku yakin ini jalan tebaik walau kita tak lagi berdua”
Galih : “apa salahku katakanlah biarku tau”
Ratna : “aku ingin putus saja, karna tak cinta sudah tak bisa denganmu”
(lalu ratna pergi meninggalkan galih)
Galih : “.. aaaaaaaarrrggghhhh!”
(galih pun triak sekencang-kencangnya mengeluarkan beban yang sedang iya
rasakan)
(disaat galih sedang duduk
sendiri sambil mengepalkan tanggannya tiba-tiba gebi datang menghampiri galih)
Gebi : “lo kenapa”
Galih : “bukan urusan lo!”
Gebi : “iya tau ko, tapi apa
salahnya sih lih gue nanya, siapa tau bisa kasih solusi keliatannya juga lo
lagi kesel”
Galih : “gue putus sama ratna”
Gebi : “ko bisa?ada masalah?”
Galih : “mungkin menurut dia masalah
entahlah gue ga habis pikir sama dia”
Gebi : “ya udah lo sabar ya”
Musik : D’massiv – apa salah ku
¯apa salahku kau buat begini kau tarik ulur
hatiku hingga sakit yang ku rasa
(tiba-tiba Gebi menghampiri Ratna yang sedang membaca di perpustakan
sekolah)
Gebi : “na gue mau ngomong”
Ratna : “apa?ngomong aja lagi”
Gebi : “lo jahat!”
Ratna : “soal apa?jangan bilang
galih”
Gebi : “iya! Maksud lo apa? Gue
udah relain dia buat lo karna gue percaya lo ga bakal nyakitin dia, tapi apa
nyatanya?jauh dari dugaan gue!”
Ratna : “maaf! Ga gitu maksud gue,
gue Cuma…”
Gebi : “Cuma apa?Cuma jadiin dia
status palsu lo aja gitu kan?”
Ratna : “bukan gitu juga, gue
lebih nyaman sama dia kalo jadi temen, belum tentu nantinya gue kalo pacaran
terus putus bisa deket lagi, gue Cuma gamau kehilangan dia lebih jauh”
Musik : kahitna – mantan terindah
¯mau
dikatakan apalagi kita tak akan pernah satu
Adegan 13
Narrator : Ratna sudah yakin apa
yang iya lakukan itu adalah jalan yang terbaik buat hubungannya bersama galih,
meski galih masih berharap ratna mau menjadi pacarnya lagi.
(galih yang sedang duduk ditaman
dan dimana dia sedang mengingat awal kedekatannya bersama ratna)
Musik : vierra – pertemuan
singkat
¯setidaknya
kamu sempat menjadi milikku
Meskipun tak lama hal itu telah membuat ku bahagia
(ratna yang sedang jalan bersama
teman-temannya melihat galih yang sedang duduk sendirin ditaman, lalu
teman-temannya ratna pun meminta ratna menghampiri galih)
Ratna : “hai”
Galih : “hai na” (dengan penuh
senyuman)
Ratna : “maaf ya lih bukannya gue
mau nyakitin perasaan lo atau buet lo kecewa”
Galih : “gue ngerti ko, mungkin
emang gue nya yang salah”
Ratna : “lo gasalah ko gasama
sekali lih”
Galih : “tapi na”
Ratna : “gue Cuma mau kita jadi
temen, gue juga lebih seneng kalo kita jadi temen”
Galih : “temen?”
Ratna : “iya, jadi temen”
Galih : “jadi pacar lo kaya dulu
emang ga bisa?”
Ratna : “maaf lih”
Galih : “kalo emang itu kemauan
lo gue bisa apa?jadi temen gamasalah yang penting tetep deket sama lo”
(akhirnya galih dan ratna menjadi
teman yang akrab menurut ratna lebih
baik untuk saat ini perbanyaklah mencari teman karna belum tentu pacarmu nanti
akan menjadi temanmu”
Musik : sherina – persahabatan
¯betapa
bahagianya punya banyak teman betapa senangnya
Betapa bahagianya dapat saling menyayangi
Langganan:
Postingan (Atom)