Jumat, 04 November 2016

Psikologi dan Internet Dalam LIngkup Interpersonal






Nama   : Ridha Khansa D.K
Kelas   : 2PA12
NPM   : 15515920

a.      Sejarah Komunitas Online

Social Network bisa juga disebut sebagai jejaring pertemanan, karena social network merupakan sebuah bentuk layanan internet yang ditujukan sebagai komunitas online bagi orang yang memiliki kesamaan aktivitas, ketertarikan badang suatu bidan tertentu, atau keesamaan latar belakang tertentu.

Contoh aplikasi social network yaitu ;
Twitter, facebook, dan friendster, aplikasi yang mengizinkan user untuk dapat terhubung dengan cara membuat informasi pribadi sehingga dapat terhubug dengan orang lain. Informasi tersebu juga bisa seperti foto-foto.

Sosial media adalah suatu wadah atau tempat dimana orang dapat berkomunikasi sesama user (pengguna) secara tidak langsung dan dibutuhkan koneksi internet untuk dapat melakukan komunikasi ini. Di sini user atau pengguna dapat berbagi informasi berupa, kejadian, berbagi foto, dan dapat juga untuk menambah wawasan serta bisa juga sebagai ajang untuk mencari atau menambah teman. Internet merupakan salah satu aspek penting dalam berhubungan dalam aplikasi sosial media, internet telah merangkul dunia yang memegang peran manusia dalam kehidupan manusia. Internetpun juga bisa di katakan menjadi rekan manusia untuk berkomunikasi dalam sosial media, melalui internet manusia dapat berbagi informasi, melakukan kegiatan bisnis serta dapat menjalin hubungan sosial antar sesama manusia dengan menggunakan sosial media ini. Tergantungnya kebutuhan manusia terhadap sosial media telah banyak membuat perusahaan perusahaan teknologi dan informasi membuat aplikasi aplikasi sosial media seperti facebook, twitter, myspace dan friendster, serta masih banyak lagi aplikasi sosial media yang ada di era perkembangan modern ini.
Pesatnya perkembangan teknologi sekarang membuat banyak aplikasi aplikasi sosial media  baru yang bermunculan di dunia maya. Kini dengan mengandalakan smartphone yang berhubungan dengan internet, kita sudah bisa mengakses beberapa situs sosial media seperti, facebook, twitter, line, we chat, kakao talk dan itu semua bisa kita akses dimana saja dan kapan saja asalkan terhubung dengan koneksi internet dan itu membuat arus informasi semakin besar dan pesat. Perkembangan sosial media yang pesat ini tidak hanya terjadi pada negara negara maju saja, di negara berkembang seperti tanah air kita ini Indonesia, banyak user atau pengguna sosial media dan perkembangan yang pesat ini bisa menjadi pengganti peran media massa konvensiaonal dalam menyebarkan berita atau informasi. Selain itu, Indonesia menempati urutan ke-5 di dunia dalam penggunaan akun twitter.  Selain untuk membagi informasi, sosial media maupun internet juga dapat dijadikan sebagai sutau kegiatan bisnis, seperti membuka toko online. Facebook dan Twitter menurut saya merupakan sosial media yang banyak digunakan sebagai toko online, mereka membuat akun baru dan memberi nama akun mereka menjadi kategori barang dagangan mereka yang akan mereka dagangkan. Membuat komunitas bisa juga dilakukan melalu sosial media, komunitas komunitas seperti fans boyband, girlband, fans pecinta olahraga sepak bola, fans sebuah grup band dan masih banyak komunitas komunitas yang bisa kita buat.

b.      Polarisasi Dalam Internet – Polarisasi Kelompok

Polarisasi kelompok adalah gejala mengumpulnya pendapat kelompok pada satu pandangan tertentu. Polarisasi Kelompok adalah intensifikasi dari suatu pre-existing awal kelompok pilihan ( Baron et al. 1992 : 73). Efek polarisasi menyinggung pada rata-rata scoreindividu sebelum dan setelah diskusi kelompok. Anggota kelompok paling ekstrim, mungkin sekali , sudah menjadi lebih moderat setelah diskusi itu. Tetapi pada rata-rata pertimbangan atau pilihan sudah menjadi yang lebih ekstrim.
 *Penyebab:
– perbandingan sosial : menilai pendapat dan kemampuan seseorang dengan cara membandingkannya dengan pendapat dan kemampuan orang lain
– diskusi kelompok : memunculkan ide-ide yang sama
- tidak ada prasangka.

Faktor-faktor yang mempengaruhi keefektifan kelompok yaitu anggota-anggota kelompok bekerja sama untuk mencapai dua tujuan:
a.   melaksanakan tugas kelompok,
b.   memelihara moral anggota-anggotanya.

Tujuan pertama diukur dari hasil kerja kelompok-disebut prestasi (performance)
tujuan kedua diketahui dari tingkat kepuasan (satisfacation). Jadi, bila kelompok dimaksudkan untuk saling berbagi informasi (misalnya kelompok belajar), maka keefektifannya dapat dilihat dari beberapa banyak informasi yang diperoleh anggota kelompok dan sejauh mana anggota dapat memuaskan kebutuhannya dalam kegiatan kelompok.

*Faktor situasional karakteristik kelompok :
·         ukuran kelompok.
·         jaringan komunikasi.
·         kohesi kelompok.
·         kepemimpinan
·         Faktor personal karakteristik kelompok

*Kebutuhan interpersonal:
-      ingin masuk menjadi bagian kelompok (inclusion)
-      ingin mengendalikan orang lain dalam tatanan hierakis (control)
-      ingin memperoleh keakraban emosional dari anggota kelompok yang lain

polarisasi kelompok terdapat Gejala yang dimaksud adalah pengumpulan suara yang dipaksa karena situasi, contoh :Dalam suatu kelompok yang berjumlah 70 anggota diadakan musyawarah untuk memilih keputusan, ada lima orang tidak setuju dengan keputusan bersama, namuk karena 65 orang anggota setuju dengan keputusan tersebut, setelah didiskusikan kembali lima orang tersebut ikut setuju dalam mengambul keputusan yang telah disepakati.
Kelompok ini misalnya adalah keluarga, kelompok diskusi, kelompok pemecahan masalah, atau suatu komite yang tengah berapat untuk mengambil suatu keputusan. Dalam komunikasi kelompok, juga melibatkan komunikasi antarpribadi. Karena itu kebanyakan teori komunikasi antarpribadi berlaku juga bagi komunikasi kelompok.

c.       Kelompok unit dalam internet – kelompok kerja virtual

Kelompok kerja virtual adalah sekumpulan orang – orang yang bekerja dalam sebuah proyek yang umum melalui teknologi contohnya pesam instan, email, dan database bersama. Mereka menggunakan kompurer agar dapat berinteraksi dengan anggota lain yang terpisah secara fisik untuk mencapai tujuan bersama. Kelompok kerja virtual memiliki keunggulan disbanding kelompok kerja lain, contohnya pengambilan keputusan, lebih cepat berbagi informasi, dan perampungan pekerjaan.

d.      Kelompok kerja dan brainstorming

Brainstorming adalah sebuah alat bantu yang digunakan untuk mengeluarkan ide dari setiap anggota tim yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Kesuksesan Brainstorming dapat dilihat dari suasana bebas tanpa kritik untuk menggali ide kreatif atau solusi alternatif tanpa batas. Brainstorming mulai dikenalkan pada tahun 1950-an dan menjadi tidak dipisahkan dari TQM (Total Quality Management), namun tak hanya disitu penerapannya, Brainstorming dapat digunakan di segala bidang.
Brainstorming dapat memberi inspirasi, memperluas wawasan, merupakan pembelajaran dalam mengambil keputusan, selain itu menciptakan kesetaraan dan melibatkan seluruh anggota tim. namun saat ini Brainstorming juga dapat dilakukan tanpa harus berkumpul dalam satu ruangan, namun juga dapat dilakukan di dunia maya atau telekonferensi dengan jarak ribuan meter.

e.       Menembangkan kepercayaan dalam tim virtual

Untuk membangun kepercayaan dalam tim, kita bisa belajar dari Colin Powell dalambukunya The Leadership Secrets of Colin Powell. Menurut Colin Powell kepercayaan merupakan suatu yang amat penting untuk membangun kepercayaan orang terhadap pemimpin dan sebaliknya.
Bagaimana cara membangun kepercayaan itu?
1.      Miliki kompetensi lebih. Tim biasanya akan percaya kepada pemimpinnya jika
pemimpin itu mempunyai kompetensi, yaitu keterampilan dan pengalaman yang sangat memadai. Oleh karena itu, kita harus selalu meningkatkan kompetensi kita dengan terus menerus mempelajari keterampilan dan pengalaman baru dan membangun suasana sehingga timbisa hidup secara harmoni.
2.      Miliki karakter unggul. Karakter adalah tingkah laku dantindak tanduk kita dalam
menjalankan visi dan misi kita. Dalam memimpin tim atau organisasi, kita harus bisa menjadi contoh bagi anggota tim lainnya sesuai dengan nilai-nilai yang telah ditetapkan dalam tim. Kita harus bisa memberikan energi untuk melindungi, memelihara dan mengembangkan tim supaya dapat bekerja sesuai dengan visidan misi yang telah ditetapkan.
3.      Miliki keberanian untuk melakukan terobosan. Dalam memimpin tim, kita harus
mempunyai keberanian membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Untuk itu dibutuhkan kemampuan fisik, kemampuan berpikir,kemampuan berinteraksi, kemampuan menyelaraskan segala tindakan kita dengan visi,misi dan sasaran yang telah kita tetapkan.
4.      Miliki kepercayaan diri. Sebagai pemimpin kita harus mempunyai kepercayaan diri. Kepercayaan diri sangat dekat dengan atribut keberanian, karena kepercayaan diri sama dengan berani menghadapi tantangan. Lebih dari itu, kita juga harus berani membuat tantangan untuk kita hadapi dan kita selesaikan.Tantangan yang selalu kita ciptakan ini merupakan alat untuk meningkatkan keterampilandan pengalaman kita. Kita harus mempunyai kepercayaan diri bahwa misi yang kitajalankan sangat mungkin untuk dicapai. Kita harus percaya bahwa kita dapat memecahkan masalah-masalah yang sangat rumit sekalipun dan berani memulainya.
5.      Miliki loyalitas.Kebanyak orang menganggap bahwa yang harus loyal di dalam suatu organisasi adalah bawahan loyal terhadap pimpinan. Dalam kepemimpinan, loyalitas menunjuk ke tiga arah,yaitu ke bawah, ke atas, ke samping. Artinya, kita tidak boleh hanya menuntut loyalitas dari bawahan. Kita juga harus loyal ke bawahan dan teman sejawat. Di samping itu, kitajuga loyal terhadap organisasi. Kata kunci di sini adalah bawahan bisa percaya kepadaatasan dan atasan juga percaya kepada bawahan.
6.      Miliki kerelaan berkorban dan empati. Membangun kepercayaan sangat memerlukan pengorbanan karena kita harus bisa mendengarkan dan menjaga keutuhan tim. Tindakan ini membutuhkan pengorbanan, seperti waktu, tenaga, pikiran dan lain-lain. Kita juga harus bisa menempatkan diri merasakan seperti kalau kita pada posisi yang diperintah.

Sumber :
http://shinahawary.blogspot.co.id/2014/12/sejarah-terbentuknya-komunitas-online.html (diaskes pada hari kamis, 3 november 2016 pukul 21.10 WIB)
https://id.scribd.com/doc/140932960/Cara-Membangun-Kepercayaan-Dalam-Tim (diaskes pada hari sabru, 5 november 2016 pukul 8.04)



Kamis, 03 November 2016

Psikologi dan Internet Dalam Lingkup Interpersonal



Nama   : Ridha Khansa D.K
Kelas   : 2PA12
NPM   : 15515920

Peran Sosial Individu

Peran social Individu sangat berperan dalam internet. Peran social dalam menggunakan internet dapat mengekspos dan mengeluarkan pendapat di internet. Dengan internet seseorang bisa berkomunikasi jarak jauh dengan teman dekat di luar daerah atau luar negeri, dan mereka akan lebih bisa bersosialisasi dalam kehidupan nyata jika bisa berinteraksi dengan orang lain di internet. Meskipun biasanya yang aktif di dunia maya cenderung pasif di kehidupan nyata, namun berkat peran sosial dalam internet, maka orang yang tadinya pasif bisa menjadi aktif di dunia maya dan kehidupan nyata.

Dampak Negatif Dalam Penggunaan Internet


Internet banyak membantu manusia dalam membantu manusia dalam berbagai aspek kehidupannya, internet sudah menjadi suatu kebutuhan dalam kehidupan sosial. Internet dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif , itu tergantung pada kita sebagai client yang memanfaatkan fasilitas internet. Fungsi Internet dalam media komunikasi, merupakan fungsi internet yang (booming) banyak sekali digunakan oleh sebagian besar para pengguna internet, dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia. Kita juga dapat melakukan sharing data di internet, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia bisa saling bertukar informasi dengan cepat, praktis dan murah..
Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi memang patut diakui. Kecanggihan semakin merajai tangga kehidupan yang mulai bergerak ke area tanpa batas. Ya. Internet merupakan kemajuan teknologi informasi yang sangat nyata dan berpengaruh besar dalam kehidupan. Namun, dampak negatif internet pun seakan turut di belakangnya.
Setiap kemajuan memang memberikan efek positif dan negatif. Kita tentu tidak akan berkeberatan dengan efek yang bersifat positif. Kita hanya perlu mewaspadai dan menghindari efek-efek yang bersifat negatif. Keberadaan internet sama dengan media lain yang memiliki efek tertentu berkaitan dengan penggunaan.
Internet memiliki sisi manfaat dan sisi yang tidak berguna. Bahkan, dampak yang sangat buruk. Benar-benar ibarat pedang bermata dua. Sejatinya, internet diciptakan sebagai media untuk menyebarkan segala bentuk data yang bernilai positif. Namun, internet kini telah beralih fungsi sebagai media penyebarluasan hal-hal yang merugikan.

Berikut ini merupakan beberapa dampak negatif penggunaan internet.

1. Pornografi
Tidaklah salah jika internet dikaitkan dengan hal-hal berbau pornografi, baik berupa gambar, video, maupun tulisan. Media internet memberikan peluang bagi seseorang untuk melihat, mengunduh, serta memperdagangkan pornografi. Chat rooms yang berisi fantasi serta role playing untuk orang dewasa pun semakin marak.

2. Kecanduan Hubungan Maya
Hal ini merupakan dampak yang melibatkan seseorang secara berlebihan untuk menjalin hubungan maya. Hubungan melalui internet biasanya berawal dari chat. Melalui chat, seseorang akan merasakan kecocokan sehingga memutuskan untuk menuangkan perhatian berlebih pada rekan chatnya. Bahkan, seseorang bisa melupakan dunia nyata gara-gara kecanduan chat.

3. Perjudian
Perjudian melalui internet ini dikenal dengan istilah net gaming. Net gaming merupakan sebuah keadaan yang sejenis dengan kecanduan judi. Misalnya, bermain game, berbelanja. Bahkan, melakukan kegiatan jual beli saham lewat internet yang mengganggu pekerjaan serta mengakibatkan kerugian yang menggiring orang bersangkutan pada cengkraman utang.

4. Informasi Berlebih
Internet merupakan media yang menyediakan berbagai informasi secara lengkap. Apapun yang kita inginkan, ada di internet. Hal inilah yang membuat seseorang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengetahui berbagai informasi yang tersedia. Informasi tersebut dikumpulkan serta diorganisasi sedemikian rupa hingga “melebihi” kapasitas daya tampung otak.

5. Kecanduan Komputer
Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa beberapa organisasi mengalami dampak negatif akibat kecanduan games offline, seperti Tetris dan Solitaire yang terkenal pada era 1980-an, yang sudah diinstall dalam perangkat tiap komputer.

6. Kekejaman dan Kesadisan
Kekompleksan informasi di internet membuat beberapa situs menampilkan segala bentuk kekejaman dan kesadisan untuk menjual situs bersangkutan. Hal-hal bersifat tabu memang menjadi salah satu cara yang bisa menaikkan pamor situs tersebut.

7. Penipuan
Tidak hanya dalam media internet, penipuan adalah dampak negatif yang mengintai dalam segala hal. Internet menjadi salah satu sasaran para penipu untuk melancarkan aksinya. Hal yang sebaiknya dilakukan adalah mengabaikan informasi tertentu yang dianggap memiliki unsur penipuan.

8. Penculikan
Banyak kasus pelaporan orang tua yang menyatakan bahwa anaknya diculik oleh seseorang yang dikenal melalui jejaring sosial. Ya. Internet memang mampu menghadirkan kerugian yang tidak terduga. Untuk mengantisipasi hal ini, usahakan agar tidak mempercayai seseorang yang dikenal lewat maya. Apalagi, jika mengajak bertemu.
Itulah beberapa dampak negatif internet yang tampak sangat kompleks. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menghindari masalah tersebut, namun hal itu tidak menunjukkan hasil maksimal. Oleh sebab itu, janganlah terlalu berlebihan menempatkan diri dalam media informasi bernama internet ini.
Setiap media memiliki dampak baik dan buruk yang selalu beriringan. Kitalah yang harus pandai menyaring. Berbagai usaha yang dilakukan pemerintah maupun pihak berkaitan untuk meminimalisasi dampak negatif internet tidak akan berguna tanpa kesadaran tiap individu pengguna internet.

Sumber :
(di askes pada pukul 21.15 WIB)

Internet Addiction



Nama   : Ridha Khansa D.K
Kelas : 2PA12
NPM : 15515920

Internet Addiction Disorder (IAD)

A.    Pengertian Internet Addiction
Internet Addiction Disorder atau yang lebih sering dikenal kecanduan internet adalah penggunaan secara berlebihan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang kecanduan internet terlihat dari banyaknya waktu yang mereka gunakan untuk online atau bermain internet tanpa peduli bahkan lupa dengan aktivitas lainnya bahkan kehidupan sekitar mereka. Gangguan dalam kecanduan internet meliputi pornografi, judi online, game online chatting dan lain-lain.
1.    Jenis-jenis internet Addiction
a.       Cybersexual Addiction
Individu yang sering mengunjungi situs dewasa, melihat hal yang berkaitan dengan seksualitas yang tersaji secara eksplisit dan terlihat dalam pengunduhan dan distribusi gambar-gambar atau file-file khusus orang dewasa.

b.      Cyber-Relationship Addiction
Mengacu pada individu yang senang mencari teman secara online. individu tersebut menjadi kecanduan untuk mengikuti layanan chatroom dan seringkali menjadi terlalu terlibat dalam hubungan pertemanna online atau terikat dengan perselingkuhan virtual

c.       Net Compulsions
Yang termasuk dalam kategori ini adalah : perjudian online, belanja online, dan perdagangan online

d.      Information Overload
Informasi yang tersedia di internet menimbulkan perilaku konfulsif

e.       Computer Addiction
Kecanduan internet yang secara  terus menerus dapat menimbulkan masalah dalam lingkungan kehidupannya.

2.      Penyebab kecanduan internet

a.       Mencari kesenangan
b.      Memiliki ambisi yang tinggi
c.       Gagal dalam kehidupan nyata
d.      Intelektualitas tinggi
e.       Kurangnya perhatian dari orang tua


Contoh Kasus nyata yang disebabkan Oleh Kecanduan Internet :

Frustasi Kecanduan Internet, Remaja Nekat Potong Tangannya

Tragis. Seorang remaja berusia 19 tahun asal provinsi Jiangsu, Tiongkok, sengaja memotong tangannya sendiri demi mengobati kecanduannya berinternet.
Menurut laporan televisi lokal Jiangsu TV, remaja yang disebut sebagai 'Litlle Wang' itu memotong tangan kirinya sendiri menggunakan pisau dapur di sebuah area 'kursi publik' (sejenis taman umum).
Ibu dari 'Little Wang' menceritakan, anaknya menyelinap keluar rumah pada sore hari sembari membawa pisau dapur. Wang pergi ke area 'kursi publik' dan memotong tangannya, lalu ia menelepon taksi untuk minta diantar ke rumah sakit.
Menurut yang dilansir laman The Telegraph, Sabtu (7/2/2015), tim dokter bedah di rumah sakit A & E Jiangsu berhasil mengobati kembali tangan kiri 'Little Wang'. Namun belum diketahui apakah fungsinya dapat berfungsi kembali dengan normal atau tidak.
Keterangan pihak kepolisian menyatakan bahwa 'Little Wang' adalah salah satu dari sekitar 24 juta remaja di Tiongkok yang mengalami kecanduan internet. Menurut pengakuannya, 'Little Wang' merasa frustasi menekan keinginan untuk terus mengakses internet dan bermain game online.
Pihak pemerintah Tiongkok sendiri telah memandang situasi ini dengan sangat serius. Kecanduan internet dianggap sebagai epidemi yang menghancurkan generasi muda. Jumlah klinik dan asrama rehabilitasi bagi para pecandu internet pun kini menjamur di Tiongkok.

Sumber :

(di askes pada pukul 20.20 WIB)
(di askes pada pukul 20.50 WIB)